
HARAM ORANG ISLAM SAMBUT TAHUN BARU MASEHI
Allah swt. telah memuliakan umat ini dengan Islam, dan memerintahkan-nya untuk mengimplementasikan-nya. Dia telah menurunkan Islam sebagai cara hidup yang unik. Sebuah pola yang berbeda dalam masalah konsepnya dan peraturan-peraturannya, sebagai sesuatu yang sempurna dan sistem menyeluruh yang mengatur semua urusan kehidupan.
Allah swt. berfirman:
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah..."
( Ali Imran 110)
Firman Allah s.w.t dalam surah al-Furqan ayat 72 apabila Allah Taala menceritakan sifat-sifat orang mukmin sejati dinyatakan :
“dan mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang tidak menghadiri tempat-tempat melakukan perkara-perkara yang dilarang, dan apabila mereka bertembung dengan sesuatu yang sia-sia, mereka melaluinya Dengan cara membersihkan diri daripadanya”.
وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامً
اMenurut Ulama Tafsir, maksud al-Zur adalah perayaan-perayaan orang kafir [Ibn Kasir, 6/130]. Jelas daripada ayat ini Allah melarang kaum muslimin menghadiri perayaan kaum muyrikin.
Allah swt. telah memuliakan umat ini dengan Islam, dan memerintahkan-nya untuk mengimplementasikan-nya. Dia telah menurunkan Islam sebagai cara hidup yang unik. Sebuah pola yang berbeda dalam masalah konsepnya dan peraturan-peraturannya, sebagai sesuatu yang sempurna dan sistem menyeluruh yang mengatur semua urusan kehidupan.
Allah swt. berfirman:
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah..."
( Ali Imran 110)
Firman Allah s.w.t dalam surah al-Furqan ayat 72 apabila Allah Taala menceritakan sifat-sifat orang mukmin sejati dinyatakan :
“dan mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang tidak menghadiri tempat-tempat melakukan perkara-perkara yang dilarang, dan apabila mereka bertembung dengan sesuatu yang sia-sia, mereka melaluinya Dengan cara membersihkan diri daripadanya”.
وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامً
اMenurut Ulama Tafsir, maksud al-Zur adalah perayaan-perayaan orang kafir [Ibn Kasir, 6/130]. Jelas daripada ayat ini Allah melarang kaum muslimin menghadiri perayaan kaum muyrikin.
Al-Bukhari meriwayatkan dalam shahih-nya melalui Abu Sa'id Al Khudri r.a. bahwa
Rasulullah saw. bersabda :
"kamu akan mengikuti cara-cara dari orang-orang yang sebelum kamu sehasta demi sehasta dan selangkah demi selangkah, walau pun mereka memasuki lubang biawak kamu akan mengikuti mereka". Kami berkata: "Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksud (mengikuti) Yahudi dan Nasrani?" beliau menjawab: "Siapa lagi?"
At-Tirmidzi meriwayatkan melalui Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:
" Bukan seseorang dari kita (kaum muslimin) yang meniru suatu kaum, jangan meniru orang-orang Yahudi dan Nasrani."
At-Tabrani meriwayatkan melalui Ibnu Umar dan Hudaifah bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Siapa yang mengikuti suatu kaum akan menjadi salah satu dari mereka."
Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Uqbah Ibnu Amir bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Dan kami mempunyai hari Fitri, hari Kurban dan hari Tasyriq adalah hari besar kami orang-orang Muslim."
Apakah Tahun Baru Masehi Itu?
"kamu akan mengikuti cara-cara dari orang-orang yang sebelum kamu sehasta demi sehasta dan selangkah demi selangkah, walau pun mereka memasuki lubang biawak kamu akan mengikuti mereka". Kami berkata: "Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksud (mengikuti) Yahudi dan Nasrani?" beliau menjawab: "Siapa lagi?"
At-Tirmidzi meriwayatkan melalui Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:
" Bukan seseorang dari kita (kaum muslimin) yang meniru suatu kaum, jangan meniru orang-orang Yahudi dan Nasrani."
At-Tabrani meriwayatkan melalui Ibnu Umar dan Hudaifah bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Siapa yang mengikuti suatu kaum akan menjadi salah satu dari mereka."
Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Uqbah Ibnu Amir bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Dan kami mempunyai hari Fitri, hari Kurban dan hari Tasyriq adalah hari besar kami orang-orang Muslim."
Apakah Tahun Baru Masehi Itu?
Iaitulah sambutan keagamaan Kristian ‘alaihim laknatullah wa sukhtuh sebagaimana dinyatakan dalam Ensikolpedia Katolik :
For the Catholics in England Pius VI (19 March, 1777) established the following lists of feasts: Easter and Pentecost two days each, Christmas, New Year’s Day, Epiphany, Ascension, Corpus Christi, Annunciation, Assumption, Sts. Peter and Paul, St. George, and All Saints.
Jelas daripada senarai perayaan kristian di atas menurut Gereja England, New Year’s Day adalah termasuk perayaan keagamaan.Lebih daripada itu, tarikh 1 Januari sebagai tahun baru diakui sendiri oleh Kristian ianya berasal daripada agama Pagan atau Penyembah Berhala sebagai berikut :
Christian nations did not agree in the date of New Year’s Day. They were not opposed to 1 January as the beginning of the year, but rather to the pagan extravagances which
accompanied it.
Kesimpulan
Oleh itu, sabit dengan pasti bahawa Syariat Islam melarang umatnya daripada menyertai apa-apa perayaan agama lain termasuk antaranya sambutan Tahun Baru Masihi
ALLAHUALAM








