السلام عليكم ورحمة الله وبر كا ته
والصلاة والسلام علي رسول الله وعلى اله وصحبه ومن واله
AL-FAQIR HJ ABDUL HALIM B.HJ CHE MAT B.HJ WAN CHIK AL-MERBOKI B.HJ ABDUL RAHMAN.

رَبِّ أَعُوذُ بِـكَ مِنْ هَمَـزَاتِ الشَّيَـاطِينِ، وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُـرُونِ .

Ya Tuhanku, aku berlindung dengan-Mu dari bisikan-bisikan syaitan. Dan aku berlindung pula dengan-Mu ya Tuhanku dari kedatangan mereka kepadaku.





Isnin, Disember 28, 2009

HARAM SAMBUT TAHUN BARU MASEHI


HARAM ORANG ISLAM SAMBUT TAHUN BARU MASEHI

Allah swt. telah memuliakan umat ini dengan Islam, dan memerintahkan-nya untuk mengimplementasikan-nya. Dia telah menurunkan Islam sebagai cara hidup yang unik. Sebuah pola yang berbeda dalam masalah konsepnya dan peraturan-peraturannya, sebagai sesuatu yang sempurna dan sistem menyeluruh yang mengatur semua urusan kehidupan.

Allah swt. berfirman:
"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah..."
( Ali Imran 110)

Firman Allah s.w.t dalam surah al-Furqan ayat 72 apabila Allah Taala menceritakan sifat-sifat orang mukmin sejati dinyatakan :
“dan mereka (yang diredhai Allah itu ialah orang-orang) yang tidak menghadiri tempat-tempat melakukan perkara-perkara yang dilarang, dan apabila mereka bertembung dengan sesuatu yang sia-sia, mereka melaluinya Dengan cara membersihkan diri daripadanya”.

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامً
اMenurut Ulama Tafsir, maksud al-Zur adalah perayaan-perayaan orang kafir [Ibn Kasir, 6/130]. Jelas daripada ayat ini Allah melarang kaum muslimin menghadiri perayaan kaum muyrikin.


Al-Bukhari meriwayatkan dalam shahih-nya melalui Abu Sa'id Al Khudri r.a. bahwa

Rasulullah saw. bersabda :
"kamu akan mengikuti cara-cara dari orang-orang yang sebelum kamu sehasta demi sehasta dan selangkah demi selangkah, walau pun mereka memasuki lubang biawak kamu akan mengikuti mereka". Kami berkata: "Wahai Rasulullah, apakah yang kamu maksud (mengikuti) Yahudi dan Nasrani?" beliau menjawab: "Siapa lagi?"

At-Tirmidzi meriwayatkan melalui Ibnu Umar bahwa Rasulullah saw. bersabda:
" Bukan seseorang dari kita (kaum muslimin) yang meniru suatu kaum, jangan meniru orang-orang Yahudi dan Nasrani."

At-Tabrani meriwayatkan melalui Ibnu Umar dan Hudaifah bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Siapa yang mengikuti suatu kaum akan menjadi salah satu dari mereka."

Imam Ahmad meriwayatkan dari 'Uqbah Ibnu Amir bahwa Rasulullah saw. bersabda:
"Dan kami mempunyai hari Fitri, hari Kurban dan hari Tasyriq adalah hari besar kami orang-orang Muslim."

Apakah Tahun Baru Masehi Itu?

Iaitulah sambutan keagamaan Kristian ‘alaihim laknatullah wa sukhtuh sebagaimana dinyatakan dalam Ensikolpedia Katolik :

For the Catholics in England Pius VI (19 March, 1777) established the following lists of feasts: Easter and Pentecost two days each, Christmas, New Year’s Day, Epiphany, Ascension, Corpus Christi, Annunciation, Assumption, Sts. Peter and Paul, St. George, and All Saints.


Jelas daripada senarai perayaan kristian di atas menurut Gereja England, New Year’s Day adalah termasuk perayaan keagamaan.Lebih daripada itu, tarikh 1 Januari sebagai tahun baru diakui sendiri oleh Kristian ianya berasal daripada agama Pagan atau Penyembah Berhala sebagai berikut :

Christian nations did not agree in the date of New Year’s Day. They were not opposed to 1 January as the beginning of the year, but rather to the pagan extravagances which

accompanied it.


Kesimpulan
Oleh itu, sabit dengan pasti bahawa Syariat Islam melarang umatnya daripada menyertai apa-apa perayaan agama lain termasuk antaranya sambutan Tahun Baru Masihi
ALLAHUALAM

Jumaat, Disember 25, 2009

HIMPUNAN RIBUAN UMAT DI DALAM :MAJLIS BERSAMA ULAMAK BESAR
DARI HADRAMAUT KE MALAYSIA

AL-ALLAMAH AL-HABIB UMAR BEN HAFIZ AL-HADRAMI


MASJID AL-FALAH USJ9
AHAD , 10 JAN 2010(23 MUHARRAM 1431)

6PTG – 10 MLM ,.DI :MASJID AL-FALAH , USJ 9 ,SUBANG JAYA , SELANGOR

Rabu, Disember 23, 2009

muharram




9/10 MUHARRAM

Asyura merupakan peringatan hal-hal di bawah ini dimana Muslim, khususnya Sunni percaya terjadi pada tanggal 10 Muharram.·


Bebasnya Nabi Nuh dan ummatnya dari banjir besar.·

Nabi Ibrahim selamat dari apinya Namrudz.·

Kesembuhan Nabi Yakub dari kebutaan dan ia dibawa bertemua dengan Nabi Yusuf pada hari asyura.·

Nabi Musa selamat dari pasukan Fir'aun·

Nabi Isa diangkat ke surga setelah usaha Roma untuk menangkap dan menyalibnya gagal.

Sahabat bertanya; Ya, Rasulullah, Allah telah melebihkan hari Assyuuraa' dari lain-lain hari. Jawab Rasulullah: Benar!.·

Allah telah menjadikan langit dan bumi pada hari Assyuuraa'.·

dan menjadikan Adam juga Hawa pada hari Assyuuraa';·

dan menjadikan Syurga serta memasukkan Adam di syurga pada hari Assyuuraa';·

dan Allah menyelamatkan dari api neraka pada hari Assyuuraa';·

dan menenggelamkan Fir'aun pada hari Assyuuraa';·

dan menyembuhkan bala Nabi Ayyub pada hari Assyuuraa'·

dan Allah memberi taubat kepada Adam pada hari Assyuuraa';·

dan diampunkan dosa Nabi Daud pada hari Assyuuraa';·

dan juga kembalinya kerajaan Nabi Sulaiman pada hari Assyuuraa';·

dan akan terjadi Qiyamat pada hari Assyuuraa'Abul-Laits meriwayatkan dengan sanadnya dari Ikrimah berkata;Hari Assyuuraa' ialah hari diterimanya taubatnya Nabi Adam.

Dan hari itu pula hari turunnya Nabi Nuh dari perahunya. Maka ia berpuasa syukur; dan ia pula hari tenggelamnya Fir'aun dan terbelahnya laut bagi Nabi Musa a.s.

dan Bani Israil. Maka mereka berpuasa; kerana itu jika dapat; engkau berpuasalah pada hari Assyuuraa'. Dinamakan Assyuuraa' kerana ia jatuh pada sepuluh bulan Muharram.


Semua ini terjadi pada hari Assyuuraa' . Sebahagian lain berpendapat, dinamakan hari Assyuuraa' kerana ia kesepuluh dari kemulian-kemulian yang diberikan Allah pada umat ini.Pada bulan ini juga tepatnya, tanggal 10 Muharram Allah menyelamatkan nabi Musa as dan Bani Israil dari kejaran Firaun. Mereka memuliakannya dengan berpuasa.

Kemudian Rasulullah SAW menetapkan puasa pada tanggal 10 Muharram sebagai kesyukuran atas pertolongan Allah SWT.Masyarakat Jahiliyah sebelumnya juga berpuasa. Puasa Muharram tadinya hukumnya wajib, kemudian berubah jadi sunnah setelah turun kewajiban puasa Ramadhan. Rasulullah SAW bersabda: “Dari Ibu Abbas ra, bahwa Nabi SAW, ketika datang ke Madinah, mendapatkan orang Yahudi berpuasa satu hari, yaitu ‘Asyuraa (10 Muharram). Mereka berkata, “Ini adalah hari yang agung yaitu hari Allah menyelamatkan Musa dan menenggelamkan keluarga Firaun. Maka Nabi Musa as berpuasa sebagai bukti syukur kepada Allah SWT. Rasulullah SAW, berkata, “Saya lebih berhak mengikuti Musa as. Daripada mereka.” Maka beliau berpuasa dan memerintahkan (umatnya) untuk berpuasa”. (HR. Bukhari)Dari Ibnu Abbas r.a. katanya, ketika Nabi s.a.w. tiba di Madinah, Baginda melihat orang yahudi berpuasa pada hari asyura. Nabi pun bertanya, "Hari apa ini ?". Jawab mereka, "Hari ini ialah hari yang baik. Pada hari ini Allah melepaskan Bani Israil dari musuh mereka, kerana itu Nabi Musaberpuasa kerananya". Sabda Nabi, "Aku lebih berhak daripada kamu dengan Musa". Oleh itu Nabi berpuasa dan menyuruh orang lain berpuasa pada hari asyura.(Sahih Bukhari)Rasulullah s.a.w. bersabda; "Berpuasa kamu pada hari ke sembilan dan sepuluh Muharam dan jangan meniru cara orang-orang Yahudi." - Riwayat Al Baihaqi




Abul-Laits Asssamarqandi meriwayatkan dengan sanadnya dari Ibnu Abbas r.a berkata: Nabi SAW. bersabda; “Barangsiapa yang berpuasa pada hari Assyuuraa' yakni 10 Muharram, maka Allah akan memberikan kepadanya pahala 10,000 malaikat; dan barangsiapa yang puasa pada hari Assyuuraa', maka akan diberikan pahala 10, 000 orang Haji dan Umrah, dan 10, 000 orang mati syahid; dan siapa yang mengusap kepala anak yatim pada hari Assyuuraa', maka Allah akan menaikkan dengan rambut satu darjat.

Dan barangsiapa yang memberi buka puasa orang mukmin yang berpuasa pada hari Assyuuraa', maka seoleh-oleh memberi buka puasa semua umat Muhammad SAW. dan mengenyangkan perut mereka”.Tentu kita tidak akan melewatkan kesempatan demi kesempatan yang diberikan oleh Allah untuk mencari kebaikan sebanyak-banyaknya dari bulan Muharram ini, termasuk memuliakan anak yatim sebagai wujud kepedulian sosial kita kepada anak yatim, dan tentu hendaknya bukan hanya pada bulan Muharram saja kita peduli pada mereka, dibulan-bulan berikutnya selayaknya kita tetap menyantuni anak-anak yang tak mampu, karena apalah artinya kita mengagung-agungkan bulan Muharram sebagai bulan yatim tapi ketika Muharram habis, kita tidak memperdulikan dan bersikap acuh serta seolah-oleh tutup telinga terhadap mereka.



hahacem.blogspot

Selasa, Disember 15, 2009

BERI SALAM DLM ISLAM.....



MENGUCAPKAN SALAM MENURUT ISLAM

Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hasyr Ayat 23:


Dialah Allah, tidak ada ilaah(sesembahan) yang layak kecuali Dia, Maha Raja diraja, yang Maha Suci, Maha Sejahtera, Maha Mengaruniai rasa aman, Maha Memelihara, Maha Perkasa, Maha Kuasa, Maha Memiliki segala keagungan. Maha Suci Allah dari segala yang mereka persekutukan.Didalam ayat ini, As-Salaam (Maha Sejahtera) adalah satu dari Nama-nama Agung Allah SWT. Kini, Kita akan mencoba untuk memahami arti, keutamaan dan penggunaan kata Salam.

Sebelum terbitnya fajar Islam, orang Arab biasa menggunakan ungkapan-ungkapan yang lain, seperti Hayakallah yang artinya semoga Allah menjagamu tetap hidup, kemudian Islam memperkenalkan ungkapan Assalamu ‘alaikum. Artinya, semoga kamu terselamatkan dari segala duka, kesulitan dan nestapa.
Ibnu Al-Arabi didalam kitabnya Al-Ahkamul Qur’an mengatakan bahwa Salam adalah salah satu ciri-ciri Allah SWT dan berarti Semoga Allah menjadi Pelindungmu.Ungkapan Islami ini lebih berbobot dibandingkan dengan ungkapan-ungkapan kasih-sayang yang digunakan oleh bangsa-bangsa lain. Hal ini dapat dijelaskan dengan alasan-alasan berikut ini.

1. Salam bukan sekedar ungkapan kasih-sayang, tetapi memberikan juga alasan dan logika kasih-sayang yang di wujudkan dalam bentuk doa pengharapan agar anda selamat dari segala macam duka-derita. Tidak seperti kebiasaan orang Arab yang mendoakan untuk tetap hidup, tetapi Salam mendoakan agar hidup dengan penuh kebaikan.

2. Salam mengingatkan kita bahwa kita semua bergantung kepada Allah SWT. Tak satupun makhluk yang bisa mencelakai atau memberikan manfaat kepada siapapun juga tanpa perkenan Allah SWT.
3. Perhatikanlah bahwa ketika seseorang mengatakan kepada anda, “Aku berdoa semoga kamu sejahtera.” Maka ia menyatakan dan berjanji bahwa anda aman dari tangan (perlakuan)nya, lidah (lisan)nya, dan ia akan menghormati hak hidup, kehormatan, dan harga-diri anda.Ibnu Al-Arabi didalam Ahkamul Qur’an mengatakan:Tahukah kamu arti Salam? Orang yang mengucapkan Salam itu memberikan pernyataan bahwa ‘kamu tidak terancam dan aman sepenuhnya dari diriku.’Kesimpulannya, bahwa Salam berarti, (i) Mengingat (dzikr) Allah SWT, (ii) Pengingat diri, (iii) Ungkapan kasih sayang antar sesama Muslim, (iv) Doa yang istimewa, dan (v) Pernyataan atau pemberitahuan bahwa ‘anda aman dari bahaya tangan dan lidahku’

Sebuah Hadits merangkumnya dengan indah:Muslim sejati adalah bahwa dia tidak membahayakan setiap Muslim yang lain dengan lidahnya dan tangannya
Jika kita memahami hadits ini saja, sudahlah cukup untuk memperbaiki semua umat Muslim. Karena itu Rasulullah Muhammad SAW sangat menekankan penyebaran pengucapan Salam antar sesama Muslim dan beliau menyebutnya sebagai perbuatan baik yang paling utama diantara perbuatan-perbuatan baik yang anda kerjakan.Ada beberapa Sabda Rasulullah, SAW yang menjelaskan pentingnya ucapan salam antar seluruh Muslim.
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Kamu tidak dapat memasuki Surga kecuali bila kamu beriman. Imanmu belumlah lengkap sehingga kamu berkasih-sayang satu sama lain. Maukah kuberitahukan kepadamu sesuatu yang jika kamu kerjakan, kamu akan menanamkan dan memperkuat kasih-sayang diantara kamu sekalian?

Tebarkanlah ucapan salam satu sama lain, baik kepada yang kamu kenal maupun yang belum kamu kenal.” (Muslim)Abdullah bin Amr RA mengisahkan bahwa seseorang bertanya kepada Rasulullah SAW, “Apakah amalan terbaik dalam Islam?” Rasulullah SAW menjawab: Berilah makan orang-orang dan tebarkanlah ucapan salam satu sama lain, baik kamu saling mengenal ataupun tidak.” (Sahihain)Abu Umammah RA meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda:”Orang yang lebih dekat kepada Allah SWT adalah yang lebih dahulu memberi Salam.” (Musnad Ahmad, Abu Dawud, dan At Tirmidzi)Abdullah bin Mas’ud RA meriwayatkan Bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Salam adalah salah satu Asma Allah SWT yang telah Allah turunkan ke bumi, maka tebarkanlah salam.

Ketika seseorang memberi salam kepada yang lain, derajatnya ditinggikan dihadapan Allah. Jika jama’ah suatu majlis tidak menjawab ucapan salamnya maka makhluk yang lebih baik dari merekalah (yakni para malaikat) yang menjawab ucapan salam.” (Musnad Al Bazar, Al Mu'jam Al Kabir oleh At Tabrani)Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, “Orang kikir yang sebenar-benarnya kikir ialah orang yang kikir dalam menyebarkan Salam.”

Allah SWT berfirman didalam Al-Qur’an Surat An-Nisa Ayat 86:Apabila kamu dihormati dengan suatu penghormatan maka balaslah dengan penghormatan yang lebih baik, atau balaslah dengan yang serupa. Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.Demikianlah Allah SWT memerintahkan agar seseorang membalas dengan ucapan yang setara atau yang lebih baik. Hal ini telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang disebutkan oleh Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hathim. Suatu hari ketika Rasulullah SAW sedang duduk bersama para sahabatnya, seseorang datang dan mengucapkan, “Assalaamu’alaikum.” Maka Rasulullah SAW pun membalas dengan ucapan “Wa’alaikum salaam wa rahmah” Orang kedua datang dengan mengucapkan “Assalaamu’alikum wa rahmatullah” Maka Rasulullah membalas dengan, “Wa’alaikum salaam wa rahmatullah wabarakatuh” . Ketika orang ketiga datang dan mengucapkan “Assalaamu’alikum wa rahmatullah wabarakatuhu.” Rasulullah SAW menjawab: ”Wa’alaika”.

Orang yang ketiga pun terperanjat dan bertanya, namun tetap dengan kerendah-hatian, “Wahai Rasulullah, ketika mereka mengucapkan Salam yang ringkas kepadamu, Engkau membalas dengan Salam yang lebih baik kalimatnya. Sedangkan aku memberi Salam yang lengkap kepadamu, aku terkejut Engkau membalasku dengan sangat singkat hanya dengan wa’alaika.” Rasulullah SAW menjawab, “Engkau sama sekali tidak menyisakan ruang bagiku untuk yang lebih baik. Karena itulah aku membalasmu dengan ucapan yang sama sebagaimana yang di jabarkan Allah didalam Al-Qur’an.”

Dengan demikian kita bisa mengambil kesimpulan bahwa, membalas Salam dengan tiga frasa (anak kalimat) itu hukumnya Sunnah, yaitu cara yang dilakukan Nabi Muhammad SAW. Kebijaksanaan membatasi Salam dengan tiga frasa ini karena Salam dimaksudkan sebagai komunikasi ringkas bukannya pembicaraan panjang.Didalam ayat ini Allah SWT menggunakan kalimat obyektif tanpa menunjuk subyeknya. Dengan demikian Al-Qur’an mengajarkan etika membalas penghormatan. Disini secara tidak langsung kita diperintah untuk saling memberi salam. Tidak adanya subyek menunjukkan bahwa hal saling memberi salam adalah kebiasaan normal dan wajar yang selalu dilakukan oleh orang-orang beriman. Tentu saja yang mengawali mengucapkan salamlah yang lebih dekat kepada Allah SWT sebagaimana sudah dijelaskan diatas.Hasan Basri menyimpulkan bahwa: “

Mengawali mengucapkan salam sifatnya adalah sukarela, sedangkan membalasnya adalah kewajiban”Disebutkan didalam Muwattha' Imam Malik, diriwayatkan oleh Tufail bin Ubai bin Ka’ab bahwa, Abdullah bin Umar RA biasa pergi ke pasar hanya untuk memberi salam kepada orang-orang disana tanpa ada keperluan membeli atau menjual apapun. Ia benar-benar memahami arti penting mengawali mengucapkan salam.Pada bagian kalimat terakhir Surat An-Nisa ayat 86, Allah SWT berfirman:... Sesungguhnya Allah akan memperhitungkan setiap yang kamu kerjakan.Disini, mendahului memberi salam dan membalasnya juga termasuk yang diperhitungkan.

Maka kita hendaknya menyukai mendahului memberi salam. Sama halnya kita harus membalas salam demi menyenangkan Allah SWT dan menyuburkan kasih-sayang diantara kita semua.Rasulullah SAW selanjutnya memberikan arahan memberi salam bahwa:

• Orang yang berkendaraan harus memberi salam kepada pejalan-kaki.• Orang yang berjalan kaki memberi salam kepada yang duduk.

• Kelompok yang lebih sedikit memberi salam kepada kelompok yang lebih banyak jumlahnya.

• Yang meninggalkan tempat memberi salam kepada yang tinggal.

• Ketika pergi meninggalkan atau pulang ke rumah, ucapkanlah salam meski tak seorangpun ada di rumah (malaikat yang akan menjawab).

• Jika bertemu berulang-ulang maka ucapkan salam setiapkali bertemu.Pengecualian kewajiban menjawab salam:

• Ketika sedang sholat. Membalas ucapan salam ketika sholat membatalkan sholatnya.

• Khatib, orang yang sedang membaca Al-Qur’an, atau seseorang yang sedang mengumandangkan Adzan atau Iqamah, atau sedang mengajarkan kitab-kitab Islam.

• Ketika sedang buang air atau berada di kamar mandi.Selanjutnya, Allah SWT menerangkan keutamaan salam didalam surat Al-An’aam ayat 54:Jika orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami (Al-Qur’an) datang kepadamu, ucapkanlah “Salaamun’alaikum (selamat-sejahtera bagimu)”, Tuhanmu telah menetapkan bagi diri-Nya kasih-sayang. (Yaitu) Bahwa barangsiapa berbuat kejahatan karena kejahilannya (tidak tahu/bodoh) kemudian ia bertaubat setelah itu dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Di ayat ini Allah SWT memerintah Nabi Muhammad SAW sehubungan dengan orang-orang beriman yang miskin, yang hampir semuanya menumpang tinggal di tempat para sahabat. Walaupun orang-orang kafir yang kaya meminta agar Rasulullah SAW mengusir para dhuafa’ itu supaya orang-orang kaya itu bisa bersama Rasulullah, Allah SWT memerintahkan Nabi Muhammad SAW untuk menyambut para dhuafa’ Muslim itu dengan ‘Assalamu ‘alaikum’ pada sa’at kedatangan mereka.

Hal ini mengandung dua arti:

Pertama, menyampaikan penghormatan dari Allah SWT kepada mereka. Ini adalah kehormatan dan penghargaan yang tinggi bagi Muslim yang miskin dan tulus hati. Perlakuan ini menguatkan hati dan menambah semangat mereka. Arti ke-dua, menyampaikan sambutan yang baik yang pantas mereka terima, atas ijin Allah SWT, dengan nyaman, damai dan tenang, meskipun jika mereka membuat beberapa kesalahan.Semoga Allah SWT menganugerahi kita kesanggupan untuk melaksanakan pengucapan salam dengan semangat islami yang lurus didalam hidup kita sehari-hari dan dengan melaksanakannya menumbuhkan kasih-sayang dan persatuan diantara kita.

Amiin.

TUDUNG DAN MUSLIMAT


Dalam Islam, tudung atau kerudung merupakan pakaian yang digunakan untuk menutup bahagian kepala seorang wanita. Bertudung adalah perintah Allah kepada setiap wanita Islam. Setelah seseorang wanita memeluk Islam maka wajib baginya bertudung sebagai sebahagian dari menutup aurat. Sementara kerudung sendiri di dalam al-Qur'an disebut dengan istilah khumur, sebagaimana terdapat pada surah An-Nuur ayat 31: "Hendaklah mereka menutupkan khumur (kerudung-nya) ke dadanya."


kebanyakan saudari muslimah secara tidak sadar atau karena belum tahu hukumnya dalam Islam, melakukan hal-hal yang tidak sesuai syariat Islam. Hal-hal yang dilarang keras bahkan pelakunya diancam siksaan yang pedih. Padahal Allah sudah memberikan tuntunan dan peringatan serta balasan atas perbuatan yang dilakukan.
Kewajiban memakai JilbabMasih saja ada yang menanyakan(menyangsikan) kewajiban berjilbab. Padahal dasar hukumnya sudah jelas yaitu:


Surat Al-Ahzab ayat 59Hai Nabi katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan hijab keseluruh tubuh mereka.” Yang demikian itu supaya mereka lebihi mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


Surat An-Nuur: ayat 31 Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa tampak padanya. Dan hendaklah mereka menutup kain tudung kedadanya dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putra-putri mereka atau putra-putri suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara-saudara laki-laki mereka, atau putra-putra saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita Islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan lelaki yang tidak mempunyai keinginan terhadap wanita, atau anak-anak yang belum mengerti aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertobatlah kamu sekalian kepada Allah hai orang-orang beriman supaya kamu beruntung ” Al-Hafizh Ibnu Katsir berkata dalam Tafsirnya: “Janganlah kaum wanita menampakkan sedikitpun dari perhiasan mereka kepada pria-pria ajnabi (yang bukan mahram/halal nikah), kecuali yang tidak mungkin disembunyikan.”


Ibnu Masud berkata : Misalnya selendang dan kain lainnya. “Maksudnya adalah kain kudung yang biasa dikenakan oleh wanita Arab di atas pakaiannya serat bagian bawah pakiannya yang tampak, maka itu bukan dosa baginya, karena tidak mungkin disembunyikan.”
Al-Qurthubi berkata: Pengecualian itu adalah pada wajah dan telapak tangan. Yang menunjukkan hal itu adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Daud dari Aisyah bahwa Asma binti Abu Bakr menemui Rasulullah SAW sedangkan ia memakai pakaian tipis. Maka Rasulullah berpaling darinya dan berkata kepadanya : “Wahai Asma ! Sesungguhnya jika seorang wanita itu telah mencapai masa haid, tidak baik jika ada bagian tubuhnya yang terlihat, kecuali ini.” Kemudian beliau menunjuk wajah dan telapak tangannya. Semoga Allah memberi Taufik dan tidak ada Rabb selain-Nya.”

Barang siapa berHIJRAH dijalan ALLAH niscaya mereka mendapati dimuka bumi ini tempat HIJRAH yang luas dan rezeki yang banyak.Barangsiapa keluar dari rumahnya dengan bermaksud berHIJRAH kepada ALLAH dan RASULnya , kemudian kematian menimpanya (sebelum sampai ketempat yang dituju) , maka sungguh telah PAHALAnya disisi ALLAH.
Dan adalah ALLAH Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.


An Nisaa' 100

Sabtu, Disember 05, 2009


BERHIJRAHLAH:-

Maksud firman Allah (SWT):

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. (Ali Imran: 85)


Maksud firman Allah (SWT): Hai, orang-orang yang beriman, masuklah kamu kedalam Islam secara keseluruhannya, dan janganlah kamu turut langkah-langkah syaitan. Sesungguhnya syaitan itu musuh yang nyata bagimu. (Al Baqarah: 208)


Maksud firman Allah (SWT): Barangsiapa yang menghendaki kehidupan dunia dan perhiasannya, nescaya Kami berikan kepada mereka balasan pekerjaan mereka didunia ini dengan sempurna dan mereka di dunia itu tidak akan dirugikan. Itulah orang-orang yang tidak memperoleh di akhirat, kecuali neraka dan lenyaplah di akhirat itu apa yang telah mereka usahakan di dunia dan sia-sialah apa yang telah mereka kerjakan. (Huud: 15-16)


TAZKIRAH: Dan janganlah kamu makan (atau mengambil) harta (orang-orang lain) di antara kamu dengan jalan yang salah dan jangan pula kamu menghulurkan harta kamu (memberi rasuah) kepada hakim-hakim kerana hendak memakan (atau mengambil) sebahagian dari harta manusia dengan (berbuat) dosa, padahal kamu mengetahui (salahnya). (Qur'an: Al-Baqarah, 188)

Rabu, Disember 02, 2009

DOA




DOA YANG MAKBUL

a.Doa mereka yang dizalimi.
b.Doa orang tua dan kanak-kanak.
c.Doa ibu dan bapa kepada anak-anak.
d.Doa orang yang soleh dan taqwa
e.Doa orang musafir yang diharuskan.
f.Doa orang yang berpuasa.
g.Doa orang yang sakit.
h.Doa para malaikat dan Rasul/Nabi.
I.Doa raja atau pemerintah yang adil.

TANDA-TANDA DOA YANG MAKBUL

Kadangkala kita tidak mengetahui bahawa sesuatu doa itu
diterima oleh Allah.Namun ia masih boleh dikesan dengan
wujudnya perkara berikut :

1 Tercapai apa yang dipohon
2 Dikurniakan sesuatu yang lebih baik dari yang dipohon
3 Terpelihara dari sesuatu bala bencana
4 Dimurahkan rezeki,hati tenteram dan mudah menjalankan semua pekerjaan.


DOA YANG TIDAK MAKBUL

Orang sering bertanya bahawa ia selalu berdoa dan menadah tangan ke langit.
Boleh dikatakan hampir setiap masa bibirnya tidak lekang dari menyebut serta
memohon doa ke hadrat Allah.


Namun apa yang dihajati serta dipohoni tidak pernah diperkenankan oleh Allah.

Banyak sebab kenapa doa seseorang itu tidak diperkenankan oleh Allah.
Antaranya:

1 Terlalu banyak melakukan dosa.
2 Masih berada dalam lingkungan maksiat.
3 Berdoa ditempat maksiat.
4 Tidak menunaikan kewajipan terhadap Allah.
5 Tidak mengamalkan isi kandungan al-Quran.
6 Meninggalkan Sunnah Rasullullah(s.a.w)
7 Terlalu banyak tunduk kepada tuntutan nafsu syaitan.
8 Tidak menghindarkan larangan Allah.
9 Sikap suka mengumpat serta memaki hamun.
10 Tidak pernah mensyukuri nikmat Allah.
11 Derhaka terhadap pemerintah yang adil.
12 Derhaka terhadap dua ibu-bapa.
13 Bersifat takabbur,riak,sombong dansebagainya.

Selasa, Disember 01, 2009


Qunut Nazilah adalah do’a qunut ketika musibah atau kesulitan menimpa kaum Muslimin, seperti peperangan, terbunuhnya kaum Muslimin atau diserangnya kaum Muslimin oleh orang-orang kafir. Qunut Nazilah, iaitu mendo’akan kebaikan atau kemenangan bagi kaum Mu’minin dan mendo’akan kecelakaan atau kekalahan, kehancuran dan kebinasaan bagi orang-orang kafir, Musyrikin dan selainnya yang memerangi kaum Muslimin
Berdasarkan hadis Ibnu Abbas , bahwasanya Rasulullah S.A.W. melakukan qunut satu bulan berturut-turut pada solat Zhuhur, Ashar, Maghrib, ‘Isya dan Subuh di akhir setiap solat, yakni apabila baginda telah membaca “Sami’allaahu liman hamidah dari raka’at terakhir, baginda S.A.W. mendo’akan kecelakaan atas mereka, satu kabilah dari Bani Sulaim, Ri’il, Dzakwan dan Ushayyah sedangkan orang-orang yang di belakang beliau mengaminkannya
Tuhfatul Ahwadzi Syarah at-Tirmidzi II/434.[3]. Abu Dawud no.1443, al-Hakim I/225 dan al-Baihaqi II/200 & 212, lihat Irwaa-ul ghaliil II/163.[4]. Lihat juga masalah ini dalam Zaadul Ma’aad I/272-273, Nailul Authar II/374-375 -muhaqqaq.

Tidak ada hadis dari Nabi shallallahu `alaihi wa sallam yang menunjukkan adanya doa khusus dalam qunut nazilah. Siapa yang menelaah pendapat-pendapat para ulama, nescaya ia akan mendapati para ulama memberi keluasan dalam perkara ini. Oleh kerana itu seseorang berdoa di dalam qunut nazilah dengan doa yang bersesuaian keadaan yang tertimpa musibah, kezaliman dan penindasan dan apa yang mereka perlukan.
Bahkan Al-Qadli Iyadl rahimahullah menukil kesepakatan jumhur ulama bahwa tidak ada doa khusus dalam qunut. Ibnu Shalah menganggap orang yang berpendapat ada doa khusus dalam qunut adalah pendapat yang aneh dan tertolak, menyelisihi jumhur ulama. Lihat Al-Majmu’ 3/477, Majmu’ Al-Fatawa 23/108


اللهم دَمِّرْ أعْدَائَك أعداءَ الدِّين , اللهم أهْلِكِ الكَفَرَةَ و الشِرْكَ و المُنَافقين , اللهم اِنَّنا نَجْعَلُ فى

نُحُورِ أعداءِنَا و نَعُوذُ بِك مِن شُرُورِهِم, اللهم بَدِّدْ شَمْلَهُم و فَرِّقْ جَمْعَهم و شَتِّتْ كَلِمَتَهم و

زَلْزِلْ أَقْدَامَهم و سَلِّطْ عليهم كَلْبًا مِن كِلَابِك


Ya Allah! Binasakan musuh kamu, Musuh agama (Islam). Ya Allah! Hancurkan kekufuran, Syirik dan Munafiq, Ya Allah! Sesungguhnya kami jadikan pada leher-leher musuh kami (kami serah kepada Mu) dan kami berlindung dengan-Mu dari kejahatan-kejahatan mereka. Ya Allah! Cerai beraikan himpunan mereka, pisahkan kesatuan mereka, selerakkan kalimah-kalimah mereka, gegarkan ketetapan mereka, Kalahkan mereka dengan anjing dari anjing-anjing kamu.

Doa Qunut Nazilah

Sabtu, November 21, 2009


KELEBIHAN AWAL 10 ZULHIJJAH


Imam al Bukhari Rahimahullah meriwayatkan daripada Ibnu ‘Abbas r.a bahawa Nabi s.a.w bersabda, Tiada suatu hari pun, amalan kebaikan padanya mempunyai kelebihan melainkan pada hari-hari ini – iaitu 10 hari Zulhijjah. Para sahabat baginda bertanya, ‘Tidak juga Jihad pada jalan Allah (mengatasi kelebihan Hari-hari tersebut)? Ujar Baginda, Tidak juga Jihad di jalan Allah kecuali seorang yang keluar dengan jiwa raga dan hartanya dan tidak membawa pulang apa-apa pun (kerana habis disumbangkan untuk memenangkan agama Allah).
Imam Ahmad r.a. dari Ibnu Umar r.a. bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, “Tiada suatu haripun, amalan kebaikan padanya mempunyai kelebihan melainkan pada hari-hari 10 Zulhijjah ini, oleh kerana itu perbanyakkanlah padanya tahlil (La Ilaha Illa Allah), takbir (Allah Akbar) dan tahmid (Alhamdu Lillah).
Ibnu Hibban di dalam kitab Sahihnya meriwayatkan dari Jabir r.a. bahawa baginda s.a.w bersabda, “Seutama-utama hari adalah hari Arafah”.


Amalan yang dianjurkan padanya
1. Menunaikan ibadah haji dan umrah yang merupakan sebaik-baik amalan. Banyak hadis menyatakan kelebihan ibadah ini di antaranya : Sabda Nabi s.a.w.: “Satu umrah ke umrah yang lain menghapuskan (dosa) yang dilakukan di antara keduanya dan haji yang baik (diterima) tiada baginya balasan melainkan syurga”.


2. Berpuasa pada hari-hari tersebut atau sekadar kemampuannya – terutamanya pada hari Arafah. Tidak dinafikan bahawa puasa adalah di antara amalan yang terbaik dan ia adalah pilihan Allah seperti yang dinyatakan di dalam sebuah hadis qudsi, “Puasa itu adalah bagiKu dan Akulah yang membalasinya, dia meninggalkan keinginan nafsunya, makanan dan minumannya semata-mata keranaKu”.
Imam Muslim meriwayatkan dari Abi Qatadah r.a. bahawa Rasulullah s.a.w bersabda, Puasa pada hari Arafah, saya mengharap Allah akan menghapuskan (dosa) setahun yang lalu dan setahun yang mendatang.


3. Takbir (Allahu Akbar) dan berzikir padanya, firman Allah s.w.t yang bermaksud, (Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada beberapa hari yang termaklum), hari-hari tersebut dijelaskan sebagai 10 hari di bulan Zulhijjah. Sebab itulah para ulama menyarankan supaya diperbanyakkan berzikir pada hari-hari tersebut sebagaimana mafhum hadis Ibnu Umar r.a. yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad, di antaranya, “Oleh kerana itu perbanyakkanlah padanya tahlil (La Ilaha Illa Allah), takbir (Allah Akbar) dan tahmid (Alhamdulillah)”.


4. Bertaubat dan meninggalkan segala maksiat dan dosa, semoga dengan amalan baik dapat mencapai keampunan dan rahmat Allah. Ini kerana maksiat adalah punca kepada jauh dan terhindarnya seorang hamba dari rahmat Allah manakala ketaatan pula adalah punca dekat dan kasihnya Allah kepadanya.


5. Memperbanyakkan amalan soleh terutama amalan sunat tambahan seperti solat sunat, berjihad, membaca al-Quran, menyeru kepada kebaikan, mencegah kemungkaran dan seumpamanya kerana semuanya akan digandakan pada hari-hari tersebut.
Amalan yang dikerjakan ketika itu walaupun kecil tetapi ia lebih disukai oleh Allah dibandingkan pada hari-hari lain. Begitu juga amalan yang besar seperti berjihad di jalan Allah yang dikategorikan di antara amalan yang terbaik, tidaklah mendapat kehebatan pahala pada hari-hari itu melainkan apabila kuda (kenderaan) yang ditungganginya terbunuh (binasa) dan darahnya keluar (dia cedera atau mati syahid).


6. Disyariatkan bertakbir pada beberapa hari yang mulia itu pada waktu siang atau malam terutama selepas menunaikan fardu solat lima waktu yang dikerjakan secara berjemaah.
Bagi mereka yang tidak menunaikan ibadah haji, takbir bermula dari waktu subuh hari Arafah (9 Zulhijjah) dan bagi yang menunaikannya takbir bermula pada waktu Zuhur hari raya haji (10 Zulhijjah), semuanya berakhir sehingga waktu Asar pada hari ke-13 Zulhijjah.


7. Disyariatkan amalan korban (menyembelih haiwan ternakan) pada hari raya haji dan hari-hari Tasyriq (11, 12 dan 13 Zulhijjah). Ia merupakan sunah Nabi Ibrahim a.s. setelah Allah s.w.t mengujinya dengan perintah menyembelih anaknya Ismail tetapi ditebus ujian itu dengan digantikan seekor haiwan untuk disembelih.


8. Imam Muslim meriwayatkan dari Ummu Salamah r.a bahawa Nabi s.a.w bersabda, Apabila kamu telah melihat anak bulan Zulhijjah dan ada di kalangan kamu yang ingin berkorban (sembelih haiwan ternakan), hendaklah dia menahan dirinya dari (memotong) rambut dan kukunya, dan di dalam riwayat lain : “Maka janganlah dia memotong rambut dan kukunya sehinggalah dia berkorban.
Perintah (sunat) ini berkemungkinan ada persamaan dengan hukum bagi mereka yang membawa haiwan ternakan (ketika mengerjakan haji) dari kampung mereka yang telah dijelaskan oleh Allah, maksudnya, (Dan janganlah kamu mencukur rambut kamu sehinggalah haiwan ternakan (yang dibawa untuk dihadiahkan dagingnya kepada penduduk Mekah) itu sampai ke tempatnya).
Larangan (memotong rambut dan kuku) ini pada zahirnya adalah khusus kepada pemunya haiwan korban tersebut sahaja dan tidak termasuk isteri dan anak-anaknya melainkan mereka juga mempunyai haiwan seumpamanya, dan tidak mengapa jika yang berkenaan membasuh dan menggosok kepalanya kemudian terjatuh beberapa helai rambutnya.


9. Setiap muslim hendaklah berusaha menunaikan solat hari raya secara berjemaah, mendengar khutbah oleh imam selepas solat tersebut supaya mendapat pengajaran daripadanya.
Sepatutnyalah kita mengetahui hikmat di sebalik perayaan ini. Ia merupakan hari menyatakan kesyukuran dengan melakukan kebaikan. Janganlah pula dilakukan padanya perkara yang mendatangkan kemurkaan Allah dengan mengerjakan maksiat, kesombongan, pertengkaran dan sebagainya yang boleh menjadi sebab kepada terhapusnya amalan kebaikan yang dikerjakannya sebelum itu.


10. Penuhilah hari-hari berkenaan dengan ketaatan kepada Allah, berzikir, bersyukur, menunaikan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, mendekatkan diri kepada-Nya semoga mendapat rahmat dan keampunan-Nya

Rabu, November 18, 2009

Keperibadian
Rasulallah S.A.W

“ BARANGSIAPA YG TIDAK MENYUKAI SUNNAH-SUNNAHKU, MAKA DIA BUKAN DIKALANGAN UMATKU..”


Wajah Rasulullah lebih bercahaya daripada bulan
Jabir r.a meriwayatkan bahawa:
“Suatu ketika pada malam bulan mengambang saya sedang melihat wajah Rasulullah s.a.w. Pada ketika itu baginda memakai sepasang pakaian merah(kain sarung dan baju yang berjalur merah) Akhirnya saya membuat keputusan bahawa Rasullullah s.a.w terlebih tampan, menawan dan bercahaya daripada sang bulan.”

Kulit Rasulullah s.a.w
Abu Hurairah r.a berkata:
“ Rasulullah s.a.w berkulit putih, kacak dan menawan dan nampak seolah-olah tubuh badannya diperbuat drpd perak.Rambutnya sedikit berketak-ketak”

Gigi Rasulullah s.a.w
Abdullah Ibn Abbas r.a menyatakan bahawa:
“Gigi hadapan Rasulullah s.a.w sedikit jarak drpd yang lain : gigi-gigi itu tidak terlampau rapat. Apabila baginda bersabda, keluarlah cahaya drpd celah-celah giginya.”

Pengunaan inai dalam mencelup rambut
Qatadah r.a meriwayatkan bahawa beliau bertanya Anas r.a:
“Adakah Rasullullah s.a.w pernah mencelup rambut dengan pewarna?”
Jawap beliau:rambut Rasulullah s.a.w tidak begitu banyak beruban sehingga tidak perlu baginda merasakan untuk mencelupnya.Uban hanya kedapatan pada kedua-dua pelipisnya.Ya , memang
Abu Bakar r.a menggunakan daun inai katam(sejenis rumput) untuk mencelup rambutnya.”

Kelebihan dan cara penggunaan celak mata
Ibn Abbas r.a meriwayatkan bahawa Rasullullah s.a.w telah bersabda:
”Gunakan celak ismid(drpd galian) ke mata kerana ia menambah cahaya kepada mata (yakni menguatkan penglihatan) dan juga menolong pertumbuhan bulu mata.Rasulullah s.a.w mempunyai satu kotak celak mata yang digunakan pada setiap malam dicalit tiga kali pada mata sebelah kanan dan tiga kali sebelah kiri.

Pakaian kesukaan Rasulullah s.a.w Gamis
Diriwayatkan drpd Ummu Salamah r.anha bahawa:
“Drpd banyak pakaian yg disukai oleh,Rasulullah s.a.w yg paling disukainya ialah gamis(kurta: baju labuh)

Capal Rasulullah s.a.w
Ibn Abbas r.a meriwayatkan bahawa:
“Terdapat dua jalur tali kulit pada capal Rasullullah s.a.w

Cincin Rasulullah s.a.w
i)Anas bin Malik r.a telah meriwayatkan bahawa:
“Cincin Rasulullah s.a.w diperbuat drpd perak dan batunya drpd Habsyah.”
ii) Diriwayatkan drpd Anas r.a bahwa:
“Ukiran yg terdapat pd cincin yg mulia itu ialah’Muhammah Rasul Allah’ Muhammah di satu baris, Rasul dibaris lain.Nama Allah dibarisan pertama, Rasul dibarisan kedua, Muhammad barisan ketiga.”

Hujung serban di antara dua bahu
DiRiwayatkan drpd Ibn Umar r.a:
“Bahawa bila mana Rasulullah s.aw. memakai serban, baginda akan membiarkan hujung serbannya bergantung diantara bahunya.Nafe’(rahmatullah alaihi) berkata bahawa beliau telah melihat Abdullah Ibn Umar r.a melakukan demikian.’Ubaidillah, seorang murid Nafe’ berkata bahawa beliau telah melihat cucu Abu Bakar r.a yakni Qasim Ibn Muhammad dan cucu Umar r.a yakni Salim Ibn Abdullah melakukan secara begini”.


Al-Ampangi

Selasa, November 10, 2009

TAZKIRAH



1. Selalu ingat mati, menyedari segala amal perbuatan akan dihisab satu persatu di akhirat nanti. Ini akan menyedarkan manusia bahawa harta, jawatan, dan segala apa yang ada di dunia hanyalah pinjaman sementara dalam musafir seorang hamba kembali pada Tuhan.

2. Rajin menghadiri majlis ilmu bagi menambahkan ilmu pengetahuan duniawi dan ukhrawi.

3. Mencari dan berkawan dengan orang-orang yang baik dan soleh.

4. Membaca Al-Quran dan memahami isi kandungan, seterusnya mengamalkannya sedaya termampu.
“Ya Allah, bersih dan sucikanlah hati kami daripada segala sifat mazmumah, ampuni kami semua dan seluruh kaum muslimin,
Bantulah saudara seagama kami yang tertindas dan jadikanlah kami semua hamba-Mu yang benar-benar bertaqwa…Amin”



10 KEZALIMAN DIRI.

· mendoa untuk diri sendiri sahaja– tidak untuk muslimin dan muslimat
· tahu membaca Al-Quran, tapi tak membaca 1 hari 100 ayat
· masuk masjid dan keluar, tapi tak solat sunat tahayattul masjid.
· lalu ditanah perkuburan – tak mendoakan kepada ahli kubur
· sampai suatu tempat hari Jumaat, tapi tak solat Jumaat
· didatangi oleh alim ulamak(ustaz), tak meraikannya
· dua orang Islam bertemu, tapi tak bertegur sapa tanpa memberi salam
· diundang ke majlis makan , tak datang tanpa uzur sarei
· pemuda tak berkerja, tapi tak mahu belajar agama
· seorang yg kenyang, ia tahu jirannya kelaparang tidak dibantu oleh nya.

sinar pagi 1.25 11112009
MENGAPA AMAL IBADAT DITOLAK
Pada suatu hari seorang lelaki bertanya kepada Muaz bin Jabal r.a tentang hadith yang paling menyentuh hati yang pernahdidengar sendiri dari Rasulullah saw, lalu beliau terdiam dan menangisagak lama kemudian menceritakan pesanan baginda saw kepada beliau,bahawa sesungguhnya setiap tingkat langit itu ada malaikat penjaga danmasing-masing ditugaskan menghalang pahala amal ibadat seseorang yangmempunyai sifat tertentu dari melepasinya untuk sampai kepada Allah swt.
1. Langit pertama Pengumpat - seorang yang suka mengumpat keji
2. Langit kedua Bermegah dengan kebendaan - pangkat, jawatan, wang, nama, 'ilmu dansebagainya

3. Langit ketigaTakabbur - seorang yang sombong, bongkak, merendahkan orang lain

4. Langit keempat'Ujub - seorang yang merasa bangga dengan kehebatan pada diri sendiri

5. Langit kelimaHasad dengki - seorang yang hasad, dengki, cemburu kejayaan orang, iri hati dan sebagainya

6. Langit keenamTidak bersifat rahim - seorang yang tidak bersifat pengasih penyayang kepadasemua makhluk

7. Langit ketujuh Riak - seorang yang suka memperlihatkan 'amal, menunjuk-nunjuk, mencaripujian manusia Setelah pahala amalan seseorang dapat melepasi semua halangan di tujuh lapisan langit tersebut, maka pahala amalan seseorang itu akan dibawa menghadap Allah swt. Lantas Allah swt berfirman kepada malaikat "Kamu semua penjaga amalan hamba-hambaku sedangkan aku pengawas dirimu. Sebenarnya amalan dia bukan untuk mendapat keredhaanku semata-mata, maka aku laknatkan ke atasnya". Justeru semua malaikat pun turut melaknat termasuk tujuh petala langit dan bumi serta segala isinya.

Pengajaran
1. Kesemua tujuh sifat di atas mudah menghinggapi diri semua manusia dan amat susah untuk dibuang, kita hendaklah sentiasa mengawasi diri dan hati agar tidak merosakkan pahala 'amalan kita dengan cara sentiasa mencari 'ilmu dan beristighfar di samping berdoa.

2. Renungkan selama ini, setakat langit ke berapakah atau banyak manakah pahala 'amalan kita yang telah berjaya melepasi pintu-pintu langit dan yang telah berjaya dibawa menghadap Allah swt.

3. Jika seorang yang bergelar sahabat besar Rasulullah saw yang bernama Muaz bin Jabal r.a pun berasa gerun dan takut lalu menangis bila mengenang pesanan Nabi saw ini, dimanakah dan bagaimanakah kedudukan kita di hadapan Allah swt?

4. Janganlah kita mensia-siakan pahala amalan yang kita lakukan dengan sifat-sifat negatif di atas.

5. Masih belum terlambat untuk kita memperbaiki diri dan amalan kita sebelum tiba masanya kita dipanggil untuk menghadap Allah swt.

6. Sama ada susah atau senang, berat atau ringan, suka atau tidak itulah pra syarat yang mesti dipenuhi untuk melayakkan kita bertemu dengan Allah swt, namun ia tidak mustahil untuk dicapai asalkan kita dapat mengikuti jalan-jalan yang telah dilalui oleh para kekasihnya.

7. Alangkah indahnya dunia ini sekiranya semua manusia dapat menghayati dan menghindari sifat-sifat negatif di atas demi kesejahteraan hidup di dunia dan akhirat.

YA ALLAH, JANGANLAH SIA-SIAKAN 'AMAL KEBAJIKAN KAMI YANG SEDIKIT INI, AMPUNKANLAH SEGALA DOSA KAMI, JIKA ENGKAU TIDAK MERAHMATI KAMI NESCAYA KAMI TERMASUK DALAM GOLONGAN ORANG-ORANG YANG RUGI.

Al-Ampangi

RENUNGAN:


1. Kelebihan selawat.
Barangsiapa dari umatku membaca salawat atasku satu kali Allah menetapkan untuknya sepuluh kebaikkan, menghapuskan daripadanya sepuluh keburukkan, mengangkat untuknya sepuluh darjat."H. R Ahmad


2. Berdoa sewaktu sujud.
Tuhan amat dekat dengan hambanya apabila dia sedang sujud maka perbanyakkanlah do'a (waktu sujud)."H. R Muslim, Abu Dawud, Nasaai


3. Membuang rintangan di jalan.
Buangkanlah rintangan (halangan) dari jalan kerana sesungguhnya ia sedekah bagi mu. H. R Bukhari


4. Redha dengan kesakitan membersih dosa.
Apabila orang mukmin redha dengan kesakitan sakit itu menjadi pembersih dosa dosanya. H. R Bukhari


5. Doa adalah ibadat utama.
Ibadat yang paling utama adalah doa H. R Haakim, Ibnu Adi, Sa'd


6. Keputusan muktamat apabila was-was.
Apabila kamu ingin mengerjakan sesuatu tetapi ada kebimbangan di hatimu maka tinggalkanlah ia. H. R Ahmad, Ibnu Hibban, Haakim


7. Bencana jika kita kedekut ilmu
Sesiapa yang ditanya sesuatu ilmu lalu di sembunyikannya, maka orang itu pada hari akhirat kelak akan di kekang dengan kekangan api neraka". H. R Abu Daud, Termidzi
Tiap orang yang diberikan Allah s.w.t. ilmu, lalu disembunyikan maka Allah s.w.t. mengendalikan mulutnya pada hari kiamat dengan kendali dari api neraka (Riwayat Al-Tabrani dari Ibn Mas'ud r.a.)
Siapa yang belajar ilmu agama yang seharusnya untuk mencapai keredhaan Allah s.w.t. tiba-tiba dipelajarinya hanya untuk mencapai tujuan dunia, maka dia tidak akan dapat bau syurga pada hari kiamat (Riwayat Al-Nasai dari Abu Hurairah r.a.)


8. Tanda kesempurnaan keIslaman.
Diantara tanda tanda kesempurnaan keislaman sesaorang itu ialah meninggalkan sesuatu yang tidak mendatangkan faedah. H. R. Turmidzi


9. Kelebihan bertawakkal.
Andainya kamu bertawakkal kepada Allah bersungguh sungguh, nescaya Allah akan memberi rezeki kepada kamu seperti mana burung yang keluar pagi dengan perut kosong dan pulang di waktu senja dengan perut kenyang. H. R Turmidzi


10. Kewajipan kita
Kewajipan seorang Muslim keatas Muslim yang lain iaitu lima perkara, menjwab salam, melawat orang sakit, mengiringi jenazah, menerima undangan dan mendoakan orang yang bersin. (Riwayat Al-Bukhari & Muslim)


Sesiapa yang membuat ibubapanya gembira (memberi keredhaan) maka sesungguhnya ia mendapat redha Allah s.w.t. Sesiapa yang menyakiti hati ibubapanya, maka sesungguhnya ia mendapat kebencian Allah s.w.t." (Riwayat Bukhari
Andaikan kamu berbuat dosa hingga dosamu mencapai langit, kemudian kamu bertaubat, nescaya Allah s.w.t. memberi ampun kepada kamu" (Riwayat ibn Majah)


Sesiapa yang menyiapkan keperluan orang yang berjihad fisabillah maka bererti dia telah berjihad dan siapa yang menjaga keluarga orang yang pergi berjihad dengan baik maka bererti dia telah ikut berjihad fisabilillah" (Riwayat Bukhari & Muslim dari Zaid bin Khalid al-Juhani)


Para ibu hendaklah menyusui anak-anaknya selama dua tahun penuh, iaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan" (Surah Al-Baqarah:233)

Pakailah antara pakaianmu yang putih, kerana sesungguhnya pakaian putih itu lebih suci dan lebih baik dan kapanlah orang-orang mati kamu dengan kain putih" (Riwayat Ahmad)

Siapa yang berperang untuk menegakkan khalimat Allah s.w.t. maka itu fisabi lillah" (Riwayat Bukhari, Muslim & Abu Musa al-Asyari r.a.)

Lima macam dosa yang tidak ada tebusannya iaitu Syirik terhadap Allah s.w.t., membunuh orang tanpa hak, membuat tuduhan palsu terhadap seorang Muslim, lari dari barisan Muslimin dalam peperangan dan sumpah palsu untuk mengambil hak orang lain" (Riwayat Ahmad)

Orang yang memulakan memberi salam adalah terlepas daripada sifat sombong dan takabbur" (Riwayat Al-Baihaqi & Al-Khatib)

11. Dosa-dosa besar yang kita lakukan
Dosa yang paling besar ialah syirik, derhaka pada ibu bapa dan membunuh orang tanpa hak" (Riwayat Anas r.a .)
hahacem

Selasa, November 03, 2009


CINCIN OH CINCIN

Nasihat Nabi Muhammad Salawatu Alai Wasalam. kepada Saidina Ali kw. sesudah Saidina Ali berkahwin dengan Siti Fatimah iaitu anakanda kesayangan Nabi Muhammad Salawatu Alai Wasalam. Nabi Salawatu Alai Wasalam. berpesan kepada Saidina Ali iaitu kalau memakai cincin pakailah di jari
1. jari manis
2. jari kelingking (anak jari)

dan jangan memakai pada jari
1. jari tengah
2. jari telunjuk

Nabi Muhammad Salawatu Alai Wasalam. melarang kerana memakai cincin pada jari telunjuk dan jari tengah adalah meniru cara berhias kaum yang dilaknat oleh Allah iaitu kaum yang derhaka dizaman Nabi Lut a.s.Perhatian : Cara memakai cincin adalah termasuk lelaki ataupun perempuan. Muslimin dan Muslimat, sila nasihatkan kawan-kawan dan juga saudara-mara ataupun anak-anak tentang kaedah yang betul untuk berhias di dalam syariat Islam, kalau tidak sia-sia saja kita mendapat kecelakaan dari Allah SubhanAllah Wa Taala. Nabi Salawatu Alai Wasalam. memakai cincin dan kalau kita memakai cincin dengan niat mengikut sunnah Nabi Salawatu Alai Wasalam. dapatlah kita pahala.
WAHABI

Wahabi merupakan satu fahaman/aliran dominan yang diamalkan oleh ulama-ulama Haramain/Mekah yang diasaskan oleh Muhamad Abdul Wahab. Fahaman ini dikukuhkan lagi oleh keluarga diraja Ibn Saud yang kini memerintah negara Arab Saudi. Dinasti al-Saud memerintah Arab Saudi sejak 1924. Beliau dilantik Menteri Penerangan Arab Saudi.
Fahaman ini disebut juga sebagai Wahhabi atau Wahabisma. Istilah ini muncul berdasarkan nama bapa pengasasnya.
Golongan Wahabi lebih suka menyebut diri mereka sebagai Salafi, Salafiah, Muhawidun yang bermaksud 'satu Tuhan'.
Mereka mendakwa menurut pemikiran Ahmad ibn Hanbal (al Hanbaliah, al Hanabilah) yang merupakan salah satu mazhab dalam Ahlil Sunnah Wal Jamaah. Dalam hukum feqah, mereka berpegang kepada tafsiran Ibn Taymiyyah. Faham Wahabi dianggap sebagai penerusan faham Ibn Taimiah, bahkan dalam banyak hal lebih radikal lagi dari Ibn Taimiah.
Aliran Wahabi ini sangat dominan di Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Somalia, Algeria, Palestin dan Mauritania.
. Pengasas
Muhammad bin Abdul Wahhab (1701 - 1793 m) lahir di Kampung Ainiyah, Najd, Arab Saudi. Beliau berasal dari kabilah Bani Tamim. Buku beliau bertajuk 'Kitab al Tawhid'.
Beliau adalah seorang ulama pembaharuan dan ahli teologi agama Islam yang mengetuai gerakan salafiah. Wahabi dianggap sebagai ultra-konservatif berbanding salafi. Ia dianggap sebagai gerakan pembaharuan, bukan satu mazhab.
Beliau memperkenalkan semula undang-undang Syariah di Semenanjung Arab. Beliau sangat dipengaruhi oleh Ahmad ibn Hanbal dan Ibn Taimiah].
Beliau belajar agama dari Syeikh Muhamad Sulaiman al-Kurdi dan kepada bapanya sendiri Syeikh Abdul Wahab dan abangnya Syeikh Sulaiman bin Abdul Wahab. Setelah dewasa pergi ke Mekah untuk mengerjakan haji dan balik semula ke Kampung Ainiyah, Najd, Arab Saudi.
Semasa di Madinah, beliau dapati banyak amal ibadat orang Islam bertentangan dengan syariat Islam kerana mereka mereka lebih suka beribadat dekat dengan makam Rasulullah.
Beliau pindah ke Basrah dan mengeluarkan fatwa yang ganjil-ganjil. Beliau diusir lalu pergi ke Hassa dan berguru dengan Abdullah bin Abdul Latif.Beliau diusir lagi , lalu pergi semula ke Kampung Ainiyah, Najd. Mulanya Raja Osman bin Ahmad Ma`mar membantunya. Tetapi setelah mendengar fatwa ganjilnya, beliau diburu dan mahu dibunuh.
Beliau lari pula ke Duri`yah dan mendapat bantuan Raja Muhammad bin Saud di Duri'yah. Sejak itu fahaman Wahabi berkembang pesat. Beberapa delegasi dihantar menemui syarif-syarif di Mekah dan mengembang ajaran Wahabi. Ajaran mereka ditolak , malah sebahagiannnya dibunuh. Sejak itu terjadi pemusuhan antara kaum Wahabi di Najd dengan syarif-syarif Mekah. Sejak itu, Syeikh Abdul Wahab memfatwa bahawa banyak orang Mekah kafir kerana berdoa dengan bertawassul di hadapan makam Nabi. Syarif Mekah membenarkan orang yang datang jauh mengerjakan haji menziarahi makam Nabi, berdosa mengadap makam Nabi. Syarif-syarif Mekah terus diperangi.
2. Amalan kaum Wahabi menurut hadith
Kaum Wahabi dua kali menguasai Hijaz iaitu 1803-1813 dan dari 1924.
Perubahan yang mereka lakukan ialah :
Meruntuhkan kubah / bangunan di atas perkuburan Siti Khadijah di Mualla, makam Saidina Hamzah di Uhud dan lain-lain sahabat di Baqi pada tahun 1803-1924 kerana hadith nabi melarang membuat binaan di atas perkuburan.
1. Meruntuhkan kubah / bangunan tempat maulud Nabi di Suqal-Lail di Mekah. Suqal Lail ialah tempat lahir Nabi.Wahabi berpandangan semua itu syirik dan membawa kepada penyembaahan berhala.

2. Melarang orang ziarah makam Nabi dan berdoa meghadap situ, kerana berpendapat semua doa hanya semata-mata kepada Allah.

3. Melarang mengadakan perayaan pada hari Maulidur Rasul dan Hari Israk Mikraj. Semua ini dianggap puak wahabi sebagai bidaah dan perlu dihapus kerana tidak pernah diamalkan oleh nabi sendiri.

4. Melarang melagu-lagukan azan sebagaimana dalam hadith , terutama menggunakan radio dan pembesar suara.

5.Melarang membaca qasidah.

6.Melarang melagu-lagukan al Quran.

7.Melarang membaca Selawat Nabi, memuji-muji Nabi seperti Burdah dan Berzanji. Semua ini dianggap puak wahabi sebagai bidaah dan perlu dihapus kerana tidak pernah diamalkan oleh nabi sendiri.

8.Melarang mengaji Sifat 20 seperti yang tertulis dalam kitab Kifayatul Awam , Matan Jauharah as-Sanusi dan sebagainya. Pada Wahabi, tauhid hanya berkisar pada Tauhid Rabbubiyah dan Tauhid Uluhiyah sahaja.[4] Semua ini dianggap puak wahabi sebagai bidaah dan perlu dihapus kerana tidak pernah diamalkan oleh nabi sendiri.

Pandangan Siradjudin Abbas
Siradjudin Abbas menulis susur galur fahaman Wahabi dalam buku '40 Masalah Ugama' . Beliau adalah kiyai, abuya , ulama besar di Indonesia. Konsep-konsep Moden Fahaman Wahabi yang dibawa oleh Muhammad 'Abdul wahab adalah seperti berikut :
1.Dalam mempelajari ilmu Usuluddin (Tauhid) harus menganut fahaman Ibnu Taimiyah.
2.Di dalam Fiqh diharuskan menampal-nampal Mazhab (Talfiq).
3.Mengambil sumber Al-Quran dan Hadis yang kuat sahaja tanpa Ijma Ulama dan Qias.
4.Melarang keras umat Islam berdoa dengan Tawassul (Perantaraan).
5Melarang menziarahi kubur, walaupun maqam Nabi. Ulama Wahabi membenarkan orang yang mengerja pergi ke Masjid Nabi di Madinah dengan niat menziarahi Masjid, bukan menziarahi maqam.
6.Menghancurkan tugu-tugu peringatan / monumen kerana hal ini semuanya menjadikan orang musyrik. Bangunan besar yang dibangunkan di atas tempat Nabi di Suq al Leil telah lama diruntuhkan.
7.Melarang membaca-baca Qasidah yang memuji-muji Nabi seperti Qasidah, Berzanji, Burdah, Kenduri-Kendara,Tahlil dan sebagainya.
8.Melarangkan umat Islam merayakan dan memperingati Maulidur Rasul, Israk Mikraj dan semua perayaan hari kebesaran Islam yang lain, kecuali Hari Raya Aidilfitri dan Hari Raya Aidil Adha.
9.Melarang belajar tentang "Sifat dua puluh", "Kifayatul Awam", "Sanusi", "Juaharatut Tauhid", "Husun Hamadiyah" dan lain-lain yang serupa itu.
10.Fahaman Asy'ari, iaitu fahaman kaum Ahlul Sunnah Wal Jamaah hendaklah dibuang jauh-jauh.
11.Tidak boleh membaca kitab "Dalailul Khairat", "Burdah" dan lain-lain wirid-wirid yang memuji-muji Nabi s.a.w
12.Tidak boleh melagukan lafaz Quran, umpamanya dengan lagu Fuqara, Masri dan lain-lain. Quran harus dibaca lurus saja.
13.Azan tidak boleh berlagu.
14.Membaca zikir "La illa ha illallah" beramai-ramai dilarang sama sekali.
15.Imam tidak membaca "Bismillah" dalam Solat.
16.Amal-amal Tariqat, umpamanya Tariqat Naqsyabandi, Tariqat Qadiri, Tariqat Sazali, 17.Tariqat Saman dan lain-lain dilarang keras.
18.Wirid, berdoa secara beramai-ramai selepas solat berjemaah dilarang keras. Ini kerana mereka berpendapat ia adalah amalan peribadi. [5]

Rujukan
[Mohd Yusof Ahmad,'Perkembangan Mazhab-Mazhab Ilmul-Kalam Dalam Islam', Yayasan Dakwah Islamiah Malaysia,1980, hlm 96.]
[Siradjudin Abbas ,'40 Masalah Ugama', Indonesia]

Selasa, Oktober 27, 2009

10 Golongan manusia solat tidak diterima Allah


“Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu sebagai cahaya baginya, petunjuk dan jalan selamat dan barang siapa yang tidak memelihara solat, maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya, dan tidak juga menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya.”


1.Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu.
2.Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.
3.Orang lelaki yang menjadi imam, padahal orang yang menjadi makmum membencinya.
4.Orang lelaki yang melarikan diri.
5.Orang lelaki yang minum arak tanpa mahu meninggalkannya (taubat )
6.Orang perempuan yang suaminya marah kepadanya.
7.Orang perempuan yang mengerjakan solat tanpa memakai tudung di luar solat.
8.Iman atau pemimpin yang sombong dan zalim menganiaya.
9.Orang yang suka makan riba.
10.Orang yang solatnya tidak dapat menahannya daripada melakukan perbuatan yang
keji dan mungkar.


“Barang siapa yang solatnya itu tidak dapat menahannya daripada melakukan perbuatan keji
dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemurkaan ALLAH dan
jauh daripada ALLAH.”

Khamis, Oktober 22, 2009

Bismillah

Allahummasolli' alamuhammad wa'alaalimuhammad Salamun 'alaikum
Gempa di Padang jam 17.16, gempa susulan 17.58, esoknya gempa di Jambi jam 8.52. Coba lihat Al-Qur?an!? demikian bunyi pesan singkat yang beredar. Siapa pun yang membuka Al-Quran dengan tuntunan pesan singkat tersebut akan merasa kecil di hadapan Allah Swt. Demikian ayat-ayat Allah Swt tersebut:


17.16 (QS. Al Israa? ayat 16): ?Dan jika Kami hendak membinasakan suatu negeri, maka Kami perintahkan kepada orang-orang yang hidup mewah di negeri itu (supaya mentaati Allah) tetapi mereka melakukan kedurhakaan dalam negeri itu, maka sudah sepantasnya berlaku terhadapnya perkataan (ketentuan Kami), kemudian Kami hancurkan negeri itu sehancur-hancurnya. ?


17.58 (QS. Al Israa? ayat 58): ? Tak ada suatu negeri pun (yang durhaka penduduknya) , melainkan Kami membinasakannya sebelum hari kiamat atau Kami azab (penduduknya) dengan azab yang sangat keras. Yang demikian itu telah tertulis di dalam kitab (Lauh Mahfuz).?


8.52 (QS. Al Anfaal: 52): (Keadaan mereka) serupa dengan keadaan Fir?aun dan pengikut-pengikutnya serta orang-orang sebelumnya. Mereka mengingkari ayat-ayat Allah, maka Allah menyiksa mereka disebabkan disebabkan dosa-dosanya. Sesungguhnya Allah Maha Kuat lagi Amat Keras siksaan-Nya. ? Tiga ayat Allah Swt di atas, yang ditunjukkan tepat dalam waktu kejadian tiga gempa kemarin di Sumatera, berbicara mengenai azab Allah berupa kehancuran dan kematian, dan kaitannya dengan hidup bermewah-mewah dan kedurhakaan, dan juga dengan keadaan Fir?aun dan pengikut-pengikutny a. Ini tentu sangat menarik.

Selasa, Oktober 20, 2009

Rasulullah S.A.W bersabda, (maksudnya)

“Lima perkara termasuk fitrah adalah mencukur bulu kemaluan,berkhatan,memotong misai ,mencabut bulu ketiak dan memotong kuku.”

(H.R Muslim )

Rasulullah S.A.W bersabda, (maksudnya)

“Sudah ditentukan bagi kami waktu mencukur misai, memotong kuku, mencabut bulu ketiak serta mencukur bulu kemaluan ,iaitu tidak boleh lebih dari 40 hari”.


(H.R Anas )

Abu Hurairah menyatakan sabda Rasullullah S.A.W,

“Cukurlah misai, panjangkan janggut dan jangan menyerupai orang Majusi.”

(H.R Muslim )

disebut oleh Ibnu Omar R.A, Rasulullah bersabda,

“ Janganlah kalian menyamai orang-orang musyrik. Panjangkan janggut dan cukurlah misai

(H.R Bukhari dan Muslim )

Kutipan dr Kitab solat & keajaiban

Rabu, Oktober 14, 2009

KEUTAMAAN AZAN

"Seandainya manusia mengetahui pahala yang terdapat pd Adzan dan Shaf pertama kemudian mereka tidak mendapatkannya kecuali mereka akan mengundinya.
Seandainya mereka mengetahui pahala yg terdapat dlm bercepat-cepat untuk mendatangi tempat solat nescaya mereka akan cepat-cepat mendatanginya." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

"Para muadzdzin adalah orang-orang yang paling panjang lehernya pada hari ."(Riwayat Muslim )


"Apabila terdengar seruan solat (adzan) maka larilah setan datang lagi dan ia menguatkan kentutnya sehingga org tidak mendengar adzan.Bila terdengar Iqamah, setan itu lari sampai selesai.
( Riwayat Bukhari dan Muslim )

"Doa yang diucapkan diantara Adzan dan iqamah itu tidak akan ditolak"
(Riwayat Abu Daud dan At Turmudzy)

HAHACEM

( SENYUM ITU SEDEKAH )

Selasa, Oktober 13, 2009

Keutamaan Wuduk


"Sesungguhnya pada hari Qiamat nanti umatku akan dipanggil dalam keadaan putih cemerlang dari bekas Wuduk" (Riwayat Bukhari dan Muslim )

"Perhiasan orang mukmin nanti(pada hari Qiamat) akan sampai pada batas di mana ia berwuduk" (Riwayat Muslim)

"Barang siapa yang berwuduk dan menyempurnakan wuduknya maka dosa-dosanya akan keluar sehingga keluar dari bawah kuku-kukunya" (Riwayat Muslim )

"Bersuci itu sebahagian dari iman" (Riwayat Muslim )

"Barang siapa yang berwuduk seperti ini maka diampunilah dosanya yang telah lalu"
(Riwayat Muslim )

RIYADHUS SHALIHIN
حخ عبدل حاليم

Isnin, Oktober 12, 2009

KENAPA DOA TAK DITERIMA

Ketika Ibrahim bin Ad'ham (seorang ahli tasawuf) berada di pasar Basrah, telah dikerumuni beliau oleh orang ramai, di antaranya ada yang bertanya: "Ya Aba Ishak! Gelaran bagi Ibrahim bin Ad'ham mengapakah kami memohonkan doa kepada Allah, tetapi tidak dikabulkan doa kami?"
Ibrahim bin Ad'ham menjawab: "Kerana hati kamu telah mati disebabkan sepuluh perkara:

1. Kamu mengenal Allah, tapi kamu tidak menunaikan hak-hakNya.
2. Kamu mengaku bahawa kamu cinta kepada Rasulullah saw, tetapi kamu tinggalkan sunnahnya.
3. Kamu telah membaca Al-Quran, tetapi kamu tidak beramal menurut Al- Quran.
4. Kamu telah makan nikmat-nikmat Allah, tetapi kamu tidak tunaikan syukurnya.
5. Kamu telah berkata bahawa syaitan itu musuh kamu, tetapi kamu tidak menentangnya.
6. Kamu telah berkata bahawa syurga itu benar adanya, tetapi kamu tidak beramal untuknya.
7. Kamu telah berkata bahawa neraka itu benar adanya, tetapi kamu tidak lari daripadanya.
8. Kamu telah berkata bahawa mati itu benar adanya, tetapi kamu tidak bersedia baginya.
9. Kamu bangun dari tidur lalu ceritakan keaiban manusia, tetapi kamu lupa keaiban kamu sendiri.
10. Kamu mngubur mayat-mayat saudara-saudara kamu, tetapi kamu tidak jadikan pelajaran bagi mereka.

HAHACEM

Jumaat, Oktober 09, 2009

KEBESARAN SOLAT 2 RAKAAT



Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan 124, 000 sayap). Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata:"Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?."Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. "Tidak"Kemudian Jibrail as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.Setelah selesai Jibrail as solat, maka Allah SWT berfirman yangbermaksud."Wahai Jibrail, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yangbersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zaman nanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad.' Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam- macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu,sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu.

Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu." Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"Lalu Allah berfirman yang bermaksud."Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal..."Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syuraMa'waa. Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000tahun, terbanglah malaikat jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:"Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya?"Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud."Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipunaku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engk! au miliki,lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidakakan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah ku berikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan....."Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan...

Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara iaitu :* Allah S.W.T telah menyembunyikan redha-Nya dalam taat.* Allah S.W.T telah menyembunyikan murka-Nya di dalam maksiat.* Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.* Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar! di dalam bulan Ramadhan.* Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat(yang lima waktu).* Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.Semoga kita mendapat berkat daripada ilmu ini.

Wallahualam



HAHACEM
RAHSIA SOLAT DAN WARNA DISEBALIKNYA

Subuh. Sebagai contoh, pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh. Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahsia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi. Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.. Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa) - dalam erti kata lain jaga daripada tidur. Disini juga dapat kita cungkil akan rahsia diperintahkan solat diawal waktu.. Bermulanya saja azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum. Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud. Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.
Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (isyraq & dhuha).

Zohor. warna kuning menandakan masuknya waktu Zohor. Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman. Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan. Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Orang yang tengah sakit perut ceria tak?
Asar.Kemudian warna alam akan berubah kepada warna oren, iaitu masuknya waktu Asar di mana spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi prostat, uterus, ovari dan testis yang merangkumi sistem reproduktif. Rahsia warna oren ialah kreativiti. Orang yang kerap tertinggal Asar akan hilang daya kreativitinya dan lebih malang lagi kalau di waktu Asar ni jasad dan roh seseorang ini terpisah (tidur la tu …). Dan jangan lupa, tenaga pada waktu Asar ni amat diperlukan oleh organ-organ reproduktif kitaMaghrib.Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini kerana spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka resonan dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga seelok-eloknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu la …) kerana banyak interferens (pembelauan) berlaku pada waktu ini yang boleh mengelirukan mata kita. Rahsia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, pada frekuensi otot, saraf dan tulang.
Isyak.Apabila masuk waktu Isyak, alam berubah ke warna Indigo dan seterusnya memasuki fasa Kegelapan. Waktu Isyak ini menyimpan rahsia ketenteraman dan kedamaian di mana frekuensinya bersamaan dengan sistem kawalan otak. Mereka yang kerap ketinggalan Isyaknya akan selalu berada dalam kegelisahan. Alam sekarang berada dalam Kegelapan dan sebetulnya, inilah waktu tidur dalam Islam. Tidur pada waktu ini dipanggil tidur delta dimana keseluruhan sistem tubuh berada dalam kerehatan.
Selepas tengah malam, alam mula bersinar kembali dengan warna putih, merah jambu dan seterusnya ungu di mana ianya bersamaan dengan frekuensi kelenjar pineal, pituitari, talamus dan hipotalamus. Tubuh sepatutnya bangkit kembali pada waktu ini dan dalam Islam waktu ini dipanggil Qiamullail.
Begitulah secara ringkas perkaitan waktu solat dengan warna alam. Manusia kini sememangnya telah sedar akan kepentingan tenaga alam ini dan inilah faktor adanya bermacam-macam kaedah meditasi yang dicipta seperti taichi, qi-gong dan sebagainya. Semuanya dicipta untuk menyerap tenaga-tenaga alam ke sistem tubuh. Kita sebagai umat Islam sepatutnya bersyukur kerana telah di’kurniakan’ syariat solat oleh Allah s.w.t tanpa perlu kita memikirkan bagaimana hendak menyerap tenaga alam ini. Hakikat ini seharusnya menginsafkan kita bahawa Allah s.w.t mewajibkan solat ke atas hambanya atas sifat pengasih dan penyayang-Nya sebagai pencipta kerana Dia tahu hamba-Nya ini amat-amat memerlukannya. Adalah amat malang sekali bagi kumpulan manusia yang amat cuai dalam menjaga solatnya …?...
HAHACEM